
Disisi jendela kereta yang mulai perlahan
Melaju meninggalkan panas kotamu
Kudiam terpaku saat kereta t�lah melaju kencang dan menjauh
Dan monas pun menghilang dari pandangan, mata�.
Wangi yang biasa kau pakai masih melekat
Seraya menemani langkahku pulang
Langitpun mulai menghitam, sejenak ku terlelap mimpikan semua
Dan kau hadir hiasi semua mimpi�..
Namun tak seperti yang ku harapkan
Sekejap semua berubah cepat
Menusuk hati terdalam dan kau�.
Buyarkan! Buyarkan!
Semua yang telah terjadi
Dan tak ada waktu �tuk berfikir
Kembalilah! Kembalilah!
Seperti apa adanya�
Jangan berakhir seperti ini�
Seperti ini�.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar